Breaking News
Kamis, 15 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

Polemik Mentan Amran dan Komnas Perempuan Berakhir, Kini Fokus Kolaborasi

  • account_circle RFR
  • calendar_month Jumat, 14 Agu 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Polemik terkait pernyataan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengenai persoalan di Surabaya dinyatakan selesai setelah Komnas Perempuan melakukan klarifikasi langsung di Kementerian Pertanian (Kementan), Kamis (13/8/2026).

Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor mengatakan, pertemuan tersebut digelar setelah pihaknya memperoleh informasi dari pemberitaan media mengenai pernyataan Mentan Amran.

“Kedatangan kami, Komnas Perempuan ke kantor Kementerian Pertanian bertemu dengan Pak Menteri ini karena media kemarin yang mempertemukan,” kata Maria.

Menurut Maria, klarifikasi diperlukan karena Komnas Perempuan memiliki mandat memantau upaya penghentian kekerasan terhadap perempuan serta diskriminasi terhadap hak-hak perempuan.

“Hari ini adalah kami sudah mengonfirmasi, mengklarifikasi terkait dengan pernyataan beliau dan alhamdulillah clear, sudah tidak ada lagi yang perlu kita perdebatkan,” ujarnya.

Maria menyebut Kementan telah mengadopsi prinsip pengarusutamaan gender dalam pembangunan dan pelaksanaan program. Menurut dia, keterlibatan perempuan harus dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pemantauan dan evaluasi.

Pertemuan tersebut juga membahas keterlibatan perempuan dalam struktur organisasi Kementan. Komnas Perempuan memperoleh informasi bahwa sejumlah posisi kepala bagian di lingkungan Kementan telah diisi perempuan.

Polemik Berujung Kolaborasi

Klarifikasi itu kemudian berkembang menjadi pembahasan kerja sama untuk memperkuat perlindungan perempuan. Kementan dan Komnas Perempuan sebelumnya telah memiliki nota kesepahaman mengenai upaya penghapusan diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan.

Mentan Amran menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah bermaksud mendiskriminasi perempuan maupun kelompok tertentu.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Komnas Perempuan. Tadi malam begitu kami lihat berita, kami baru selesai sholat Isya, tiba-tiba kami cari nomor telepon beliau, langsung telepon. Ini sensitif, sensitif sekali,” kata Amran.

Ia menjelaskan, persoalan yang memicu polemik berawal dari upaya pemerintah merespons keluhan peternak ayam terkait harga telur. Pemerintah kemudian mengundang peternak, pengusaha, dan pelaku usaha besar untuk mencari akar persoalan.

Salah satu temuan berkaitan dengan belum optimalnya penyerapan telur peternak oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di Surabaya.

“Di Surabaya, kenapa harga turun? Salah satu faktor penyebabnya adalah MBG yang SPPG ini tidak membeli telur dari peternak dengan harga yang ditentukan oleh pemerintah,” ujar Amran.

Terkait pembahasan seorang pegawai yang tengah mengandung dan memiliki tugas dengan mobilitas tinggi, Amran menegaskan tawaran agar yang bersangkutan bekerja di Kementan bukan bentuk hukuman atau diskriminasi.

“Jadi bukan dihukum. Saya dengan spontan, tolong cari yang kuat. Tapi terserah laki atau perempuan. Jadi tidak ada masalah di situ,” tegasnya.

Amran juga menegaskan Kementan menerapkan prinsip meritokrasi. Menurutnya, kesempatan dan penilaian kerja diberikan berdasarkan kemampuan serta kinerja, tanpa membedakan gender, suku, agama, maupun asal daerah.

“Di pertanian meritokrasi. Kami tidak melihat siapa mereka. Dari suku mana, dari agama mana, dari mana. Gender, tidak ada. Yang penting kinerja,” ujarnya.

Kementan Siapkan Aksi Bersama

Amran mengatakan pertemuan dengan Komnas Perempuan menjadi momentum untuk mengubah polemik menjadi kolaborasi melalui program nyata.

“Kita di sini ingin mencari kebaikan, kita ingin tumbuh bersama, kita ingin bangun negara ini bersama,” katanya.

Kolaborasi akan diarahkan pada berbagai program pertanian yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk perempuan dan masyarakat terdampak bencana.

“Jadi bukan lagi menjadi topik yang tadi. Langsung aksi nyata. Nanti operasionalnya bersama dengan dirjen-dirjen. Ini lengkap. Ada peternakan, ada hortikultura. KRPL kita bangun bersama,” ujar Amran.

Ia menilai perempuan memiliki peran besar dalam sektor pertanian, baik dalam produksi maupun aktivitas ekonomi keluarga.

“Perempuan sektor pertanian itu mungkin 50 persen. Jadi kita ini harus, kalau mau sukses, muliakan ibu, ibu, ibu, ibu,” katanya.

Amran menegaskan pembangunan pertanian tidak hanya diarahkan untuk mencapai swasembada pangan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini kita sudah swasembada. Sekarang kesejahteraan kita kejar,” ujarnya.

Kementan memastikan ruang kolaborasi dengan Komnas Perempuan dan berbagai pihak akan terus dibuka untuk mendorong pembangunan pertanian yang inklusif, setara, dan bebas diskriminasi.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mal Pelayanan Publik Kota Malang Suguhkan Nobar Piala Dunia, Warga Antusias Saksikan Argentina Bungkam Swiss

    Mal Pelayanan Publik Kota Malang Suguhkan Nobar Piala Dunia, Warga Antusias Saksikan Argentina Bungkam Swiss

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Mal Pelayanan Publik (MPP) Ramayana Kota Malang tak hanya menjadi pusat pelayanan administrasi, tetapi juga berubah menjadi ruang kebersamaan saat Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia, Minggu (12/7/2026). Ratusan warga antusias menyaksikan laga Argentina melawan Swiss yang berakhir […]

  • KONI Kota Batu Dorong 46 Cabor Lebih Aktif Ekspos Pembinaan Atlet

    KONI Kota Batu Dorong 46 Cabor Lebih Aktif Ekspos Pembinaan Atlet

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu mendorong seluruh cabang olahraga (cabor) di bawah naungannya lebih aktif memperkenalkan kegiatan pembinaan atlet kepada masyarakat. Tak hanya prestasi, proses latihan dan pembibitan atlet dinilai penting untuk dipublikasikan agar semakin banyak anak muda tertarik menekuni olahraga. Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi menilai keterbukaan […]

  • Menara Bahrul Ulum Bersolek, Siap Jadi Ikon Muktamar NU 2026

    Menara Bahrul Ulum Bersolek, Siap Jadi Ikon Muktamar NU 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle EAP
    • 0Komentar

    JOMBANG, Memodaily.id – Menara bersejarah di kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, tampil dengan wajah baru menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Bangunan yang berdiri sejak sebelum Indonesia merdeka itu dipilih sebagai ikon resmi Muktamar ke-35 NU karena memiliki nilai sejarah perjuangan sekaligus menjadi simbol persatuan warga […]

  • Eks Kepala UPT Pasar Among Tani Batu Jadi Tersangka Korupsi, Pengacara: Tak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru

    Eks Kepala UPT Pasar Among Tani Batu Jadi Tersangka Korupsi, Pengacara: Tak Menutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Mantan Kepala UPT Pasar Induk AmongTani Kota Batu berinisial AS ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi. Setelah sebelumnya diperiksa sebagai saksi, status AS dinaikkan menjadi tersangka oleh penyidik kejaksaan. Selain menetapkan tersangka, penyidik melakukan penahanan terhadap AS. Ia kini ditahan di Lapas Kelas I Malang (Lowokwaru) untuk kepentingan proses […]

  • Perampok Lansia di Sumberpucung Ditangkap, Honda Jazz Korban Gagal Dijual Rp45 Juta

    Perampok Lansia di Sumberpucung Ditangkap, Honda Jazz Korban Gagal Dijual Rp45 Juta

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Pelarian pelaku perampokan terhadap seorang lansia di Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, berakhir setelah polisi menangkap seorang pria berinisial DAF (22). Tersangka diamankan saat berupaya menjual mobil Honda Jazz RS milik korban seharga Rp45 juta di kawasan Kecamatan Jabung. Pengungkapan kasus tersebut berawal dari kecurigaan seorang makelar mobil bernama Syamsul terhadap harga kendaraan […]

  • Nurochman Minta KTNA Batu Cetak Petani Muda

    Nurochman Minta KTNA Batu Cetak Petani Muda

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Wali Kota Batu Nurochman mendorong Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Batu periode 2026–2031 memperkuat regenerasi petani dengan menghadirkan inovasi dan gagasan baru di sektor pertanian. Dorongan tersebut disampaikan Nurochman saat mengukuhkan pengurus KTNA Kota Batu periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Batu, Jumat (18/9/2026). Menurut Nurochman, keberlanjutan sektor pertanian […]

expand_less