Breaking News
Rabu, 14 Oktober 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » DPR Setujui Tambahan Anggaran BPS Rp4,2 Triliun, Data Nasional Dinilai Butuh Dukungan Lebih Besar

DPR Setujui Tambahan Anggaran BPS Rp4,2 Triliun, Data Nasional Dinilai Butuh Dukungan Lebih Besar

  • account_circle RFR
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Memodaily.id – Komisi X DPR RI menyetujui usulan tambahan anggaran Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar Rp4,278 triliun untuk Tahun Anggaran 2027. Dukungan tersebut diberikan karena pagu indikatif yang telah ditetapkan dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan penyelenggaraan statistik nasional yang menjadi dasar pengambilan kebijakan pemerintah.

Persetujuan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat antara Komisi X DPR RI dan Kepala BPS di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (17/6/2026). Dalam rapat tersebut, Komisi X menyepakati pagu indikatif BPS sebesar Rp4,326 triliun, sementara total kebutuhan anggaran yang diajukan mencapai Rp8,605 triliun.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran berpotensi menghambat berbagai program statistik yang memiliki peran strategis dalam perencanaan pembangunan nasional.

“Anggaran pagu indikatif BPS RI belum memadai untuk pemenuhan program-program penyelenggaraan statistik,” ujar Hetifah dalam rapat.

Menurutnya, data statistik yang akurat menjadi fondasi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan publik. Karena itu, dukungan anggaran yang memadai dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar kualitas dan cakupan data nasional tetap terjaga.

Selama ini, BPS memegang peran sentral dalam menghasilkan berbagai indikator penting, mulai dari inflasi, kemiskinan, ketenagakerjaan, hingga pelaksanaan sensus penduduk dan sensus ekonomi. Data-data tersebut menjadi rujukan utama pemerintah dalam merumuskan program pembangunan dan mengevaluasi efektivitas kebijakan.

Meski mendukung tambahan anggaran, Komisi X menekankan pentingnya langkah efisiensi apabila usulan tambahan dana tidak sepenuhnya disetujui pemerintah maupun Badan Anggaran DPR RI.

Salah satu opsi yang didorong adalah integrasi sejumlah kegiatan survei untuk mengurangi biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas data yang dihasilkan.

“BPS RI perlu menyusun skema perencanaan anggaran dengan mengintegrasikan beberapa kegiatan survei apabila usulan tambahan tidak dapat dipenuhi secara keseluruhan,” kata Hetifah.

Selain itu, DPR juga mengingatkan agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan statistik antara BPS dan kementerian maupun lembaga lainnya. Menurut Komisi X, koordinasi yang baik diperlukan agar penggunaan anggaran negara lebih efektif dan tidak menimbulkan duplikasi program.

Tambahan anggaran yang diusulkan juga diminta tetap berorientasi pada prioritas pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027.

Di sisi lain, BPS saat ini tengah menjalankan salah satu agenda terbesar, yakni Sensus Ekonomi 2026. Program berskala nasional tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran terkini mengenai kondisi dunia usaha Indonesia sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi pada tahun-tahun mendatang.

Hetifah mengapresiasi pelaksanaan sensus tersebut dan berharap dukungan anggaran yang memadai dapat memastikan seluruh tahapan berjalan optimal.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan berbasis data sangat bergantung pada kemampuan negara menyediakan pendanaan yang cukup bagi lembaga statistik nasional. Tanpa dukungan tersebut, upaya menghadirkan data yang akurat, kredibel, dan relevan bagi kebutuhan pembangunan akan menghadapi tantangan yang semakin besar.

  • Penulis: RFR
  • Editor: MUH

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Sidoarjo Sidak Rusunawa Pucang, Temukan Banyak Fasilitas Rusak

    Wabup Sidoarjo Sidak Rusunawa Pucang, Temukan Banyak Fasilitas Rusak

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menemukan sejumlah persoalan saat meninjau Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pucang, Senin (10/8/2026). Kondisi lingkungan yang kurang terawat, fasilitas rusak, hingga persoalan pengelolaan menjadi sorotan dalam kunjungan tersebut. Dalam peninjauan yang dilakukan di Blok A, B, dan C, Mimik menerima berbagai keluhan dari penghuni. Ia menemukan tumpukan […]

  • Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Malang, Sulisman Dimakamkan di Bunutwetan Setelah 19 Hari Dicari

    Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Malang, Sulisman Dimakamkan di Bunutwetan Setelah 19 Hari Dicari

    • calendar_month Sabtu, 3 Okt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Penantian panjang keluarga Sulisman akhirnya berakhir di pemakaman. Setelah 19 hari sejak tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8, jenazah warga Desa Bunutwetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, tersebut akhirnya ditemukan, dipulangkan, dan dimakamkan di kampung halamannya, Sabtu (3/10/2026). Jenazah Sulisman tiba di rumah duka di Dusun Krajan sekitar pukul 09.07 WIB menggunakan ambulans […]

  • Razia Lapas Porong Temukan Senjata Rakitan, 71 Orang Negatif Narkoba

    Razia Lapas Porong Temukan Senjata Rakitan, 71 Orang Negatif Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle AMZ
    • 0Komentar

    SIDOARJO, Memodaily.id – Razia gabungan di Lapas Kelas I Surabaya atau Lapas Porong, Sidoarjo, menemukan sejumlah barang terlarang dari lima blok hunian narapidana, Kamis malam (17/9/2026). Dalam razia tersebut, petugas mengamankan sejumlah benda, mulai dari senjata tajam rakitan, cutter, obeng, hingga charger telepon seluler. Razia melibatkan petugas Lapas Kelas I Surabaya bersama Brimob, Koramil 0816/04 […]

  • Diduga Tarik Uang Pedagang Rp262,8 Juta, Kepala UPT Pasar Among Tani Batu Ditahan Kejaksaan

    Diduga Tarik Uang Pedagang Rp262,8 Juta, Kepala UPT Pasar Among Tani Batu Ditahan Kejaksaan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle PRI
    • 0Komentar

    BATU, Memodaily.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu menetapkan dan menahan seorang pejabat Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kota Batu berinisial AS sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan kios dan los Pasar Induk Among Tani Kota Batu tahun 2023. Penetapan tersangka sekaligus penahanan dilakukan pada Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 16.30 […]

  • Satpol PP Bongkar Bedak di Fasum Mayjen Sungkono, Tiga Kali Diperingatkan Tetap Membandel

    Satpol PP Bongkar Bedak di Fasum Mayjen Sungkono, Tiga Kali Diperingatkan Tetap Membandel

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – Satpol PP Kota Malang kembali mengambil tindakan tegas terhadap pemanfaatan fasilitas umum (fasum) yang dinilai tidak sesuai peruntukannya. Sebuah bedak semi permanen di kawasan Jalan Mayjen Sungkono dibongkar petugas, Selasa (29/9/2026). Pembongkaran dilakukan setelah pemilik bangunan sebelumnya mendapat peringatan secara bertahap hingga tiga kali. Namun, teguran tersebut tidak diindahkan sehingga Satpol PP […]

  • DPRD Kota Malang Soroti BUMD Defisit, Perumda Tunas Diminta Berbenah

    DPRD Kota Malang Soroti BUMD Defisit, Perumda Tunas Diminta Berbenah

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle ADK
    • 0Komentar

    MALANG, Memodaily.id – DPRD Kota Malang mendorong Pemerintah Kota Malang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), terutama perusahaan yang dinilai belum memberikan kontribusi optimal. Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mengatakan, sejumlah catatan dan rekomendasi terkait BUMD telah disampaikan DPRD dalam pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPPJ). Salah satu yang menjadi perhatian […]

expand_less